Selasa, 24 Juni 2014

SWITZERLAND (Bab 3, 4, 5)

BAB 3
PETA PEREKONOMIAN SWISS

A. KEADAAN GEOGRAFIS SWISS
Switzerland (Swiss) adalah sebuah negara yang terletak di antara negara-negara di benua Eropa dengan luas sekitar 41,285 Km persegi. Negara ini dikelilingi oleh Prancis di sisi Barat, Jerman di sisi Utara, Italia di sisi Selatan, dan Austria dan Liechtenstein di sisi Timur yang juga merupakan kawasan wisata. Ibukota Negara adalah Bern, yang juga merupakan pusat administrasi federal. Kota-kota besar di Swiss seperti Zurich, Geneva, Basel, Laudanne, dan Luzern merupakan destinasi favorit bagi wisatawan asing. Di Swiss juga terdiri dari banyak pemerintahan kecil dengan perekonomian berukuran kecil. 
Kondisi alam di Swiss yang indah, sudah dikenal sejak zaman dahulu terutama di area-area seperti Jura, Central Plateau, dan pegunungan Alpen. Di area selatan Swiss adalah tempat yang paling banyak dilalui oleh pegunungan Alpen yang terbentang dari perbatasan dengan Prancis di Barat hingga Jerman dan Austria di bagian Timur. Udara yang bersih, danau sebiru Kristal, dan pegunungan yang hijau merupakan ikon yang paling menonjol dari keindahan Swiss ketika musim semi. Selain itu simbol lain yang tidak kalah terkenal adalah puncak gunung Matterhorn dan Mount Rosa yang merupakan titik puncak tertinggi di Swiss. Swiss juga dilalui oleh 3 sungai yang terkenal yaitu Rhone, Rhine, dan Aar. Selain itu air terjun Rhine mengalir sepanjang tahun sebagai air terjun terbesar di Swiss.

B. MATA PENCAHARIAN
  • Swiss mempunyai kekuatan ekonomi paling baik di dunia. Sektor ekonomi utama Swiss adalah produksi. Sektor produksi utama diantaranya kimia, obat, instrumen pengukuran presisi, dan instrumen musik. Barang ekspor terbesar adalah kimia (34% total ekspor), mesin/elektronik (20,9%), dan instrumen lainnya (16,9%).Ekspor jasa berkontribusi terhadap sepertiga dari total ekspor. Sektor jasa - terutama perbankan, asuransi, pariwisata, dan organisasi internasional juga meupakan industri penting bagi Swiss.
  • Swiss adalah salah satu negara terkaya di dunia dengan per produk domestik bruto kapita, dengan nominal PDB per kapita $ 67,384. Swiss juga memiliki salah satu saldo terbesar di dunia rekening sebagai persentase dari PDB, hanya menempatkan balik beberapa negara produsen minyak. Zurich dan Jenewa memiliki masing-masing telah digolongkan sebagai kota dengan kualitas tertinggi kedua dan ketiga kehidupan di dunia. Pada tahun 2010, Forum Ekonomi Dunia Swiss dianggap negara dunia yang paling kompetitif. 
  • Pertanian proteksionisme yang langka, dan kebijakan perdagangan bebas Swiss telah memberikan kontribusi untuk harga pangan yang tinggi. Liberalisasi pasar Produk tertinggal banyak dari negara Uni Eropa sesuai dengan OECD. Namun demikian, daya beli domestik adalah salah satu yang terbaik di dunia. Selain hambatan pertanian, ekonomi dan perdagangan antara Uni Eropa, Swiss memiliki perjanjian perdagangan bebas di seluruh dunia.
  • Menurut survei yang dilakukan oleh para ahli ekonomi di Canton Aargau yang diterbitkan pada tahun 2006, pekerjaan terbaik di Swiss adalah seorang pilot maskapai penerbangan jarak jauh, yang dapat mendapatkan gaji bulanan dasar 18.193 frach setelah 20 tahun pengalaman.
C. SUMBER DAYA MANUSIA
Swiss adalah tempat yang mudah untuk melakukan bisnis; Swiss peringkat 21 dari 178 negara dalam Kemudahan Melakukan Usaha Index. Pertumbuhan lambat Swiss berpengalaman di 1990-an dan awal 2000-an telah membawa dukungan lebih besar bagi reformasi ekonomi dan harmonisasi dengan Uni Eropa. Menurut Credit Suisse, hanya sekitar 37% dari penduduk memiliki rumah sendiri, salah satu tingkat terendah kepemilikan rumah di Eropa. Perumahan dan tingkat harga pangan adalah 171% dan 145% dari indeks-25 Uni Eropa pada tahun 2007, dibandingkan dengan 113% dan 104% di Jerman.
Swiss menjadi asal beberapa perusahaan multinasional. Sekitar 3,8 juta orang bekerja di Swiss, dan 25% pekerja bergabung dengan suatu serikat kerja (2004).Swiss mempunyai pasar kerja yang lebih fleksibel dari negara-negara tetangganya dan tingkat pengangguran negara ini sangat rendah, berkisar 1,7% (Juni 2000) sampai 4,4% (Desember 2009). Pertumbuhan populasi akibat imigran juga cukup tinggi, sekitar 0,52% populasi tahun 2004. Populasi warga asing di negara ini berkisar 21,8% tahun 2004. 
Secara alami penduduk Swiss memiliki karakter pendamai dan suka mempertahankan kenetralannya. Di samping itu mereka adalah orang-orang yang menjunjung tinggi keahlian dalam manufaktur alat-alat dengan presisi tinggi. Industri jam Swiss menjadi industri yang telah ratusan tahun menjadi tradisi industri keluarga di Swiss. Pasar internasional bahkan sangat bangga ketika menggunakan produk-produk dengan presisi tinggi dari Swiss.
Kunci keberhasilan Swiss ialah kemampuan mereka menangani sumber daya manusia sehingga mereka mampu menciptakan nilai tambah yang tinggi dan menyampaikan ke pasar internasional dalam perdagangan dunia. Berbagai jenis mesin, elektronik, produk kimia, instrumentasi ketelitian, asuransi, jasa perbankan, dan wisata adalah produk-produk unggulan Swiss dalam ekspor. Produk Swiss unggul di pasar dunia karena memiliki diferensiasi serta mutu yang terjaga. Lebih dari itu, produk Swiss mengantongi repurtasi sangat tinggi dan menjadi “brand” kelas dunia.
Akan tetapi Swiss juga mengandalkan impor bahan baku dari luar negeri, seperti bahan-bahan mentah, kimia, bahan bakar fosil seperti minyak. Sebanyak 80 persen impor Swiss berasal dari Negara-negara Uni Eropa. Swiss sudah berswasembada pangan karena 60 persen kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari produk dalam negeri.
Semua hal tersebut menunjukkan, pemerintah Swiss ekstra cermat menangani sumber daya manusia mereka untuk terus menciptakan nilai tambah agar setiap produk mereka memiliki energi untuk berkompetisi di era globalisasi ini. Swiss sadar benar tentang makna rivalitas di dunia yang makin dahsyat. Mereka sadar, tanpa kekhasan, diferensiasi, dan penjagaan kualitas, mereka akan menjadi pecundang.

D. INVESTASI
Investasi sangat diperlukan dalam suatu negara untuk memperoleh perekonomian dan pembangunan yang tinggi. Secara tradisional hubungan ekonomi dan perdagangan Swiss berorientasi atau banyak dilakukan dengan negara-negara tetangganya di Eropa, khususnya Jerman, Perancis dan Itali. Namun kini Swiss, diantaranya melalui fasilitas EFTA (European Free Trade Association), juga aktif melakukan perundingan dengan negara-negara yang memiliki pasar yang lebih besar untuk memperbaiki dan membuka akses perusahaan-perusahaan Swiss ke pasar dunia, salah satunya adalah negara Indonesia.
Indonesia dan Swiss memiliki potensi sangat besar yang belum dimanfaatkan secara maksimal, untuk itu perlu dilakukan identifikasi beberapa area yang potensial untuk menjalin kerjasama di sektor investasi, akses produk barang dan jasa perdagangan, peningkatan daya saing (competitiveness) khususnya UKM, serta kerjasama dibidang tenaga kerja, penekanan diletakkan pada peningkatan kapasitas SDM, investasi dari EFTA dan kerjasama ekonomi/teknis yang merupakan bagian integral dari kemitraan perekonomian ini.


BAB 4 
STRUKTUR PRODUKSI, DISTRIBUSI PENDAPATAN, DAN KEMISKINAN
A.  PENDAPATAN NASIONAL
Salah satu indicator perekonomian suatu negara yang sangat penting adalah yang disebut dengan pendapatan nasional. Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai suatu angka atau nilai yang menggambarkan seleuruh produksi, pengeluran, ataupun pendapatan yang dihasilkan dari semua pelaku/sector ekonomi dari suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
Pendapatan nasional sering dipergunakan sebagai indicator ekonomi dalam beberapa hal, yakni:
·           Menentukan laju tingkat perkembangan/pertumbuhan perekonomian suatu negara.
·           Mengukur keberhasilan suatu negara dalam mencapai tujuan pembangunan ekonominya.
·           Membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara dengan negara lainnya.
Salah satu cara untuk menghitung pendapatan nasional di Swiss adalah dengan pendekatan produksi (GDP).
GDP Swiss
Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) adalah salah satu ukuran pendapatan nasional dan output bagi perekonomian suatu negara yang diberikan. GDP dapat didefinisikan dalam tiga cara,yaitu:
1.        Pengeluaan total untuk seluruh barang dan jasa yang diproduksi dalam negeri, dalam jangka waktu yang ditetapkan setiap tahun (365 hari).
2.        Jumlah dari nilai tambah pada setiap tahap produksi (tahap intermediate) oleh semua industri dalam suatu negara, ditambah pajak kurang subsidi pada produk, dalam periode tersebut.
3.        Jumlah dari pendapatan yang dihasilkan oleh produksi dalam negeri pada periode yaitu kompensasi karyawan, pajak atas produksi dan impor subsidi kurang dan surplus operasi bruto atau keuntungan.
Swiss menjadi bangsa yang mengandalkan perdagangan untuk pemasukan pendapatan negara. Swiss juga bergantung pada ekspor untuk pertumbuhan ekonomi, dan karena fakta bahwa itu sangat berhubungan erat dengan ekonomi Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pada tahun 1990-an di Eropa Barat, Swiss merupakan negara yang memiliki tingkat perekonomian paling lemah, dengan pertumbuhan tahunan GDP rata-rata 0%. Pada akhir tahun 1997, perekonomian Swiss terus meningkat hingga mendapati puncaknya pada tahun 2000 dengan pertumbuhan  3%.
Pada tahun 1999 dan 2000 ekonomi Swiss sekitar 270 miliar dollar, kemudian tahun 2001 mulai menurun sekitar 250 miliar dollar. Lambat laun dari tahun 2001 s/d 2009 mengalami peningkatan yang cukup tinggi menjadi sebesar 502 miliar dollar. Pertumbuhan ekonomi di Swiss ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat dari tahun 1998 sampai tahun 2009.
Pertumbuhan aktivitas ekonomi melambat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi tetap positif (1,8%). Pertumbuhan ekonomi jangka panjang Swiss didasarkan pada reformasi struktural. Dalam rangka untuk memaksimalkan potensi ekonomi, Swiss akan mendorong reformasi agraria  dan kebijakan persaingan.
GDP Swiss menurut Bank Dunia sebesar 524 miliar dolar atau 0,85% dari ekonomi dunia. Secara historis, dari tahun 2010, rata-rata Gross Domestic Product (GDP) Swiss sebesar 174.6 milliar dolar, dan  mencapai rekor tertinggi yaitu sebesar 523.7 milliar dolar AS pada Desember 2010 dan rekor terendah 9.5 miliar dolar pada bulan Desember tahun 1960. Ekonomi Swiss mempunyai tingkat pengangguran yang rendah, tenaga kerja yang sangat terampil, dan GDP per kapita termasuk yang tertinggi di dunia.

B. KEMISKINAN
Kemiskinan adalah salah satu masalah yang cukup mendesak untuk diatasi oleh suatu negara. Di Swiss, kemiskinan berarti tidak memiliki apa yang orang lain anggap biasa. Garis kemiskinan resmi pada tahun 2005 adalah 2.200 franc per bulan untuk rumah tangga dengan satu anak, atau 4.600 untuk sebuah keluarga dengan dua anak.  Sebuah laporan yang dikeluarkan pada tahun 2005 oleh badan PBB UNICEF pada kemiskinan anak di 26 negara OECD  menemukan bahwa 6,8% dari anak-anak di Swiss terpengaruh kemiskinan. Keluarga yang didefinisikan miskin jika mereka menerima kurang dari setengah pendapatan rata-rata untuk negara mereka. Dalam hal ini hanya Skandinavia memiliki tingkat yang lebih rendah.
Beberapa orang memiliki pekerjaan tapi tetap hidup di bawah garis kemiskinan. Kelompok ini dikategorikan sebagai "pekerja miskin". Kantor Statistik Federal melaporkan bahwa 4,2% dari orang berusia 20-59 jatuh ke dalam kategori ini pada tahun 2005, turun dari 4,5% pada tahun 2004. Proporsi pekerja miskin dalam populasi meningkat tajam pada pertengahan 1990-an, tapi karena pergantian abad tren secara keseluruhan menjadi menurun .


BAB 5 
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA

Indikator ekenomi negara Swiss disajikan pada link berikut ini.
 
http://id.tradingeconomics.com/switzerland/indicators

Swiss - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Pemerintah
Terakhir
Sebelum Ini
Tertinggi
Paling Rendah
Satuan
0.00
0.00
2.40
-3.60
Persen dari PDB
35.40
36.40
54.60
25.10
Persen
3929.00
782.00
11752.00
-18384.00
CHF - Juta
15180.90
15303.70
15303.70
8457.60
CHF - Juta
34.10
33.70
36.90
29.70
Persen
99.46







source :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar